MERAWAT IDENTITAS BANGSA MELALUI PENGAMALAN NILAI-NILAI PANCASILA
Oleh : Chepy Burhanudin (241011550044). Mahasiswa Universitas Pamulang, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dosen Pengampu Mata Kuliah Ideologi Negara Pancasila : Dr. Herdi Wisman Jaya, S.Pd., M.H.
Pada dasarnya setiap bangsa pasti memiliki ciri khas yang berbeda dari bangsa lain atau sering dikenal dengan sebutan identitas bangsa. Identitas bangsa Indonesia terwujud dalam Pancasila. Pancasila merupakan dasar Negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia sehingga pnacasila memuat nilai nilai luhur yang terlahir dari keperibadian bangsa Indonesia itu sendiri. Oleh karena itu, merawat identitas bangsa tidak cukup dengan menghafal Pancasila saja, melainkan harus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, Pancasila berperan penting sebagai pemersatu bangsa. Pancasila memiliki lima nilai dasar yang terkandung didalamnya seperti nilai Ketuhanan Yang Maha Esa untuk mengajarkan sikap religius yang toleran, sementara nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab agar menuntun masyarakat untuk menghargai martabat sesama manusia tanpa membedakan latar belakang. Pengamalan nilai-nilai ini menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadaban.
Tidak hanya itu, nilai Persatuan Indonesia untuk menegaskan bahwa perbedaan suku, budaya, dan bahasa bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Dalam konteks ini, pengamalan Pancasila menuntut setiap warga negara untuk mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan. Sikap saling menghormati dan semangat gotong royong merupakan wujud nyata dari identitas bangsa yang berakar pada nilai Pancasila.
Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan juga menjadi penopang identitas bangsa yang demokratis. Musyawarah untuk mufakat, keterbukaan dalam menyampaikan pendapat, serta penghargaan terhadap keputusan bersama mencerminkan karakter bangsa yang menjunjung tinggi nilai demokrasi berlandaskan etika dan kebijaksanaan.
Lebih jauh, nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menegaskan komitmen bangsa terhadap pemerataan dan kesejahteraan bersama. Pengamalan nilai ini menuntut kepedulian terhadap sesama, penolakan terhadap ketimpangan sosial, serta keberpihakan pada kelompok yang lemah. Identitas bangsa Indonesia yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila nilai ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan dan tindakan nyata.
Dengan demikian, merawat identitas bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat indonesia. Pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai Pancasila secara kontekstual dan berkelanjutan. Jika Pancasila terus diamalkan secara konsisten, maka identitas bangsa Indonesia akan tetap kokoh, relevan, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
