Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem PPDB Online Berbasis Web untuk Pondok Pesantren Modern Darel Azhar
Lebak, Banten – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil mengembangkan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online berbasis web pada Pondok Pesantren Modern Darel Azhar melalui kegiatan Kerja Praktik (KP). Sistem ini dirancang untuk membantu digitalisasi proses penerimaan santri baru agar lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh calon santri maupun pihak pesantren.
Proyek pengembangan sistem ini dikerjakan oleh tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang terdiri dari Ariyas Pratama Ramadhan, Dwi Fitria Alfiani, dan Najwa Masayu Azzahra. Selama pelaksanaan Kerja Praktik, tim melakukan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian sistem di bawah bimbingan Sutriyono, S.Kom., M.Kom.

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai lembaga pendidikan untuk bertransformasi menuju layanan digital. Salah satu aspek yang membutuhkan pengelolaan secara modern adalah proses penerimaan peserta didik baru yang selama ini sering kali masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dapat menyebabkan proses administrasi menjadi lebih lambat, membutuhkan banyak dokumen fisik, serta menyulitkan pengelolaan data pendaftar dalam jumlah besar.
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang merancang dan mengimplementasikan sistem PPDB Online berbasis web yang memungkinkan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara digital. Melalui sistem ini, calon santri dapat melakukan registrasi akun, mengisi formulir pendaftaran, mengunggah dokumen persyaratan, melakukan pembayaran registrasi, mengikuti ujian online, hingga melihat hasil seleksi tanpa harus datang langsung ke lokasi pondok pesantren.
Sistem yang dikembangkan melibatkan tiga jenis pengguna utama, yaitu Calon Santri, Panitia PPDB (Admin), dan Pimpinan Pondok Pesantren (Super Admin). Masing-masing pengguna memiliki akses dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan pengelolaan proses penerimaan santri baru. Dengan mekanisme tersebut, seluruh tahapan seleksi dapat berjalan secara lebih terstruktur dan terpantau dengan baik.
Selain memudahkan proses pendaftaran, aplikasi juga menyediakan fitur verifikasi berkas digital yang memungkinkan panitia melakukan pengecekan dokumen secara lebih cepat dan akurat. Data pendaftar tersimpan dalam basis data terpusat sehingga meminimalkan risiko kehilangan data dan mempermudah proses pencarian informasi calon santri.
Sistem ini juga mendukung pengelolaan pembayaran registrasi secara digital. Riwayat pembayaran setiap pendaftar dapat dicatat dan diverifikasi melalui sistem sehingga proses administrasi menjadi lebih transparan dan mudah dipantau. Selain itu, tersedia pula fitur pengaturan PPDB yang memungkinkan administrator mengelola informasi penting seperti tahun ajaran aktif, kuota penerimaan, biaya pendaftaran, serta status pembukaan pendaftaran.

Dalam proses pengembangannya, tim mahasiswa menggunakan pendekatan berorientasi objek dengan pemodelan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram. Metode ini digunakan untuk memastikan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan pengguna serta mendukung pengembangan aplikasi yang lebih terstruktur dan mudah dipelihara.
Implementasi sistem PPDB Online ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses penerimaan santri baru, mempercepat layanan administrasi, serta memberikan kemudahan bagi calon santri dan orang tua dalam mengikuti seluruh tahapan pendaftaran. Bagi pihak pondok pesantren, sistem ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan sistem informasi berbasis web, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan. Kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan institusi pendidikan pesantren diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang mendukung layanan pendidikan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
